Sholawat Dapat Membuat Kita Kaya, Benarkah itu?

Sholawat Dapat Membuat Kita Kaya, Benarkah itu?

BERBAGI
Sholawat Dapat Membuat Kita Kaya

Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Khasiat Dzikir Shalawat Shallallahu ‘Ala Muhammad.

Sudah banyak kisah dan cerita tentang keajaiban sholawat, bahkan tidak sedikit kyai dan ustadz yang membahas tentang Keajaiban sholawat.

Lantas benarkah Sholawat Dapat Membuat Kita Kaya?

Jawabannya simple, Ya Benar! jika kita amalkan dengan sungguh-sungguh dan mengharapkan ridho Allah, bukan mengharapkan kekayaan, tapi kita melakukannya dengan niat ikhlas dan istiqomah.

Maka kemudahan akan menghampiri kita, lalu ada pertanyaan. Kenapa saya sudah banyak melakukan sholawat, tapi hidup selalu susah.

Nah untuk ini, bukan salah sholawatnya, tapi coba intropeksi diri, apa yang salah, sehingga sholawat yang kita baca tidak berdampak apa-apa dengan hidup kita.

Shalawat bila dibaca secara istiqomah dengan penuh keikhlasan, disertai rasa hormat dan mahabbah kepada Rasulullah, Insya Allah pembacanya tidak akan jatuh miskin, akan tercukupi kehidupanya sehari hari, tidak sampai merepotkan dan menyusahkan orang lain.

Baja Juga:   6 Manfaat dan Keutamaan Shalawat

Inilah yang terjadi pada salah satu dari orang yang bersaudara, dimana adiknya suka membaca shalawat, sehingga bisa berubah dari kemiskinan menjadi orang kaya, yang cukup berada
untuk lebih jelasnya simak kisah dibawah ini :

Disebutkan dalam suatu riwayat : Ada seoarang pedagang kaya raya meninggal dunia, ia mempunyai warisan harta, dua anak lelaki dan tiga helai rambut Rasulullah.

Lalu dua anaknya itu membagi harta warisan menjadi dua bagian, juga masing-masing mendapat satu helai rambut Rasulullah.

Tinggal satu rambut yang tidak bisa dibagi. Lantas saudara yang besar mengusulkan agar rambut Rasulullah yang tinggal satu helai dipotong menjadi dua bagian.

Namun usulan ini ditentang oleh adiknya, ia tidak setuju rambut Rasulullah dipotong karena karena demi menghormati beliau.

Saudaranya yang besar kemudian berkata : “Maukah kamu mengambil ketiga helai rambut Rasulullah ini, namun semua harta peninggalan ayah menjadi milikku dan kamu tidak mendapat harta sedikit pun”.

Baja Juga:   Makna Shalawat [Nya] Allah Kepada Nabi-Nya

Usulan kakaknya ini diterima oleh sang adik dengan senang hati, seraya berkata : “Aku setuju, boleh kakak mengambil seluruh harta peninggalan ayah, aku cukup mendapatkan tiga helai rambut Rasulullah”.

Kemudian saudara yang kecil itu meletakkan tiga helai rambut Rasulullah di sakunya. Suatu saat rambut tersebut dikeluarkan dan dilihatnya, lalu ia membaca shalawat.

Hal ini ia lakukan secara terus menerus. Dalam waktu yang relatif pendek sedikit demi sedikit harta yang dimilikinya mulai bertambah banyak, akhirnya ia menjadi orang yang kaya raya.

Sedangkan harta yang dimiliki kakaknya lambat laun menjadi habis,akhirnya ia menjadi jatuh miskin.

Ketika saudara yang kecil ini meninggal dunia, maka ada sebagian orang-orang sholih bermimpi bertemu dia yang berdiri disamping Rasulullah, lalu Rasulullah berkata kepada orang shalih yang bermimpi itu :

Baja Juga:   Inilah Bacaan Sholawat Yang Benar

“Katakan kepada orang banyak : Barang siapa yang punya hajat kepada Allah, hendaknya datang ke kuburan Fulan dan mengadukan keperluanya kepada Allah. Akhirnya banyak orang yang datang kemakamnya, sampai orang-orang yang naik kendaraan pun turun lantas berjalan kaki bila melewati makam saudara kecil tadi demi menghormati kemuliannya.₁

(Irsyadul Ibad hal : 62)

Dari kisah diatas menunjukan bahwa orang yang istiqomah membaca shalawat,I nsya Allah ia tidak akan jatuh dalam kefakiran, tentunya harus disertai dengan usaha atau ihtiayar dalam mencari nafkah, tidak hanya dengan duduk sambil menengadahkan tangan mengharap datangnya uang dari langit.

Sebab shahabat Ali yang tingkat kezuhudannya dan kesufiannya sudah tinggi, ia tetap pergi ke pasar atau tempat-tempat lain guna mencari nafkah untuk keluarganya.

Semoga bermanfaat