Kisah Keajaiban Sholawat: Lulus dengan Sholawat

Kisah Keajaiban Sholawat: Lulus dengan Sholawat

BERBAGI
kisah-keajaiban-sholawat

Keajaiban Sholawat – Rahasia Sholawat – Majelis Sholawat – Yuk sholawat ! Kisah Keajaiban Sholawat: Kisah Keajaiban Sholawat: Lulus dengan Sholawat.

Tipikal manusia didunia ini belum akan mengiyakan sesuatu sebelum ada bukti atau contoh yang nyata darinya. Termasuk teori tentang sholawat yang kuceritakan di tulisanku dengan judul “Kombinasi Sholawat dan Mimpi“. Disana ada pembahasan bagaimana ceritanya dengan sholawat itu bisa mewujudkan semua keinginan.

Ada banyak cerita sebenarnya tentang sholawat ini. Tapi tidak akan kutulis semua disatu judul. Perlahan-lahan sajalah, insyallah akan ada cerita sholawat dengan judul dan isi yang berbeda agar kita semakin menjadi manusia yang tinggi derajatnya dibanding manusia lainnya.

Baja Juga:   Kisah Keajaiban Sholawat: Amalkan Sholawat Atasi Masalah Hidup

Cerita ini masih sangat fresh. Adalah cerita yang ku ambil dari kisah nyata seorang laki-laki yang sudah ku anggap sebagai abangku sendiri disini. Dia ini masyaallah sering bersholawat dalam keadaan apapun, tidak heran bila dia merasakan banyak nikmat yang tak disangka-sangka dari Allah dengan bersholawat.

Ceritanya kemarin dia ini mempresentasikan hasil skripsi untuk gelar dokternya. Sidang yang menghadirkan dua penguji killer itu sempat membuat jantungnya berdegup lebih cepat dari sebelumnya. Tidak terkecuali orang-orang terdekatnya, termasuk aku, ya jantungku juga ikut dalam irama degupan jantungnya abangku itu.

Baja Juga:   Keajaiban Sholawat - Keutamaan Shalawat

Presentasilah dia didepan dua penguji dengan hati dalam keadaan bersholawat padanya. Sampai pada waktu sesi yang paling menegangkan dalam sidang skripsi, sesi pertanyaan, dia tetap bersholawat untuk manusia mulia itu. Ya jantung si abangpun semakin cepat berdegup sama dengan air keringat yang deras mengucur disekujur tubuhnya.

Rafki, begitu panggilan abangku ini, “kenapa Anda mengambil judul ini?”, tanya dosen dengan nada yang menggemparkan ruangan itu. Dijawablah pertanyaan standar itu olehnya dengan tegas dan berbobot.

Baja Juga:   Makna Shalawat [Nya] Allah Kepada Nabi-Nya

Tiba giliran penguji kedua bertanya, “Raf, saya mau cerita dengan Anda | Silakan, cerita apa dok? | Cerita tentang sedekah, nanti saja sehabis ini | Lalu pertanyaannya dok? | Ya nanti, saya mau tanya tentang sedekah itu saja | Masyaallaaahh *ngelap keringat*. Rupanya si penguji itu pecinta Yusuf Mansur, sama seperti abangku itu. hehehe…

Indah ya bersholawat itu. Dari sekarang jangan cuma meminta doa pada manusia, tapi undanglah rasulullah untuk menyaksikan kita dalam apapun kita. Biarkan dia melancarkan semuanya. Allahuma Shali Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad.

Sumber: orirabowo.wordpress.com